Babak Baru, Semangat Nasional! Rayakan Transformasi SDG Academy Indonesia Melalui “Kompetisi Esai dan Karya Tulis Jurnalistik: Akselerasi SDGs 2030"
Didirikan sejak 2019 atas kolaborasi inspiratif Kementerian PPN/Bappenas, Tanoto Foundation, dan UNDP, SDG Academy Indonesia telah sukses menjadi pusat pembelajaran SDGs lintas sektor yang diperhitungkan. Kini, perjalanan panjang tersebut mencapai tonggak sejarah baru. Di tahun 2025, SDG Academy resmi bertransformasi menjadi aset nasional yang dikelola sepenuhnya oleh Kementerian PPN/Bappenas.
Tinggal 5 tahun lagi menuju 2030, dan peran Anda kini jauh lebih krusial!
Dalam rangka peluncuran babak baru kepemimpinan nasional ini, kami mengundang Anda untuk berkontribusi dalam Kompetisi Esai dan Karya Tulis Jurnalistik: Akselerasi SDGs 2030. Kami menantikan ide-ide yang solutif dan Karya Jurnalistik terbaik.
Mari buktikan bahwa dengan kapasitas yang kuat dan kepemimpinan nasional yang tangguh, Indonesia mampu mempercepat pencapaian SDGs. Daftarkan karyamu dan mari buat perubahan!
#KompetisiMenulisSDGs #SDGAcademyIndonesia #SDGsIndonesia #PembangunanBerkelanjutan
#NoOneLeftBehind #Bappenas
SDG ACADEMY INDONESIA:
Kompetisi Esai
Periode Pendaftaran:
19 Des 2025 - 18 Jan 2026
Kompetisi Karya Jurnalistik
Periode Pendaftaran:
19 Des 2025 - 9 Jan 2026
Pilih jenis kompetisi yang ingin diikuti
Klik “Selengkapnya” untuk mengisi formulir pendaftaran dan mempelajari kriteria penilaian.
Setelah seluruh data terisi dengan lengkap, klik tombol “Daftar” untuk mengirim pendaftaran.
Peserta Kompetisi Esai & Karya Jurnalistik dapat memilih satu dari tiga tema berikut:
Partnerships
(TBC) Februari 2026
Studio 2 Kompas TV, Menara Kompas
Tentang Program
- Apa Itu "Kompetisi Esai & Karya Tulis: Akselerasi SDGs 2030" SDG Academy Indonesia?
- Ada jenis kompetisi apa saja?
- Kompetisi Esai
- Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik
- Tema apa saja yang bisa dipilih? (pilih 1 tema)
- Governance & Sustainability: penguatan tata kelola, mekanisme kelembagaan, dan pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung keberlanjutan SDG Academy Indonesia.
- Innovation in Learning & Partnerships: pengembangan pembelajaran SDGs melalui kurikulum inovatif, platform digital, dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan.
- Knowledge Sharing & SDGs Communication: penguatan visibilitas, dampak, dan inklusivitas pembelajaran SDGs melalui komunikasi efektif, keterlibatan media, dan pengelolaan pengetahuan.
Kompetisi Esai & Karya Tulis Jurnalistik SDG Academy Indonesia membuka kesempatan bagi para jurnalis, akademisi, alumni SDG Academy Indonesia, serta masyarakat umum untuk berkontribusi melalui esai dan karya tulis jurnalistik yang mengulas capaian dan dampak nyata SDG Academy Indonesia dalam memperkuat kapasitas nasional sejak didirikan pada tahun 2019.
Peserta didorong untuk mendokumentasikan perjalanan transformasi, praktik baik, serta kisah perubahan yang telah dihasilkan selama ini. Selain itu, peserta juga dapat mengajukan gagasan strategis guna memperluas manfaat SDG Academy Indonesia sebagai pusat pembelajaran SDGs yang berada di bawah naungan penuh Kementerian PPN/Bappenas.
Dengan sisa waktu lima tahun menuju target SDGs 2030, percepatan pencapaian membutuhkan pemikiran yang tajam, solusi yang aplikatif, serta komunikasi yang berdampak luas. Oleh karena itu, kompetisi ini hadir untuk menjaring karya-karya terbaik yang merefleksikan hasil kerja nyata SDG Academy Indonesia. Harapannya, sebagai aset nasional, SDG Academy Indonesia dapat semakin kokoh menjalankan perannya sebagai motor penggerak utama dalam memastikan keberhasilan agenda pembangunan berkelanjutan menuju 2030.
Cara Pendaftaran & Alur Umum
- Bagaimana cara mendaftar kompetisi?
- Pilih jenis kompetisi yang ingin diikuti.
- Klik “Selengkapnya” untuk membaca ketentuan, kriteria penilaian, dan mengisi formulir.
- Setelah seluruh data diisi dengan lengkap, silakan klik tombol "Daftar" untuk mengirimkan pendaftaran.
- Apakah saya akan mendapat konfirmasi setelah daftar?
- Jika ada kendala saat mengisi form/unggah berkas, apa yang harus dilakukan?
Umumnya peserta akan menerima konfirmasi melalui email yang didaftarkan (pastikan email aktif dan cek folder spam/promosi).
Pastikan koneksi stabil, seluruh kolom wajib terisi, dan format berkas sesuai ketentuan. Jika masih terkendala, hubungi kontak panitia yang tersedia pada kanal/website pendaftaran.
Eligibilitas, Usia, Domisili, dan Dokumen
- Siapa saja yang eligible untuk mengikuti kompetisi ini?
- Definisi “Akademisi” itu siapa saja? Apakah termasuk mahasiswa S2/S3?
- Apa definisi “Alumni SDG Academy Indonesia”?
- Apa definisi “Publik”?
- Apa definisi “Jurnalis” dan dokumen yang dibutuhkan?
- Dokumen apa yang dibutuhkan untuk membuktikan keabsahan peserta per kategori?
- Akademisi: ID institusi / surat aktif / email institusi
- Alumni SDG Academy: sertifikat
- Publik: KTP/identitas resmi (umum)
- Jurnalis: kartu pers / surat tugas / bukti byline di media
- Berapa usia minimal peserta?
- Apakah kompetisi ini terbuka untuk WNI di luar negeri?
- Apakah satu orang boleh mendaftar lebih dari satu kategori?
- Bagaimana jika peserta punya status ganda (mis. dosen sekaligus Alumni SDG Academy)?
Kompetisi terbuka untuk kategori: Akademisi, Alumni SDG Academy Indonesia, Publik (untuk Kompetisi Esai), dan Jurnalis (untuk Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik).
Akademisi mencakup dosen, peneliti, serta mahasiswa program magister (S2) dan doktoral (S3) yang terafiliasi dengan institusi pendidikan atau lembaga riset.
Peserta wajib melampirkan salah satu dokumen pendukung berikut: kartu identitas institusi, surat keterangan status aktif, atau alamat surat elektronik institusional dengan domain resmi.
Kategori Alumni diperuntukkan bagi
peserta yang telah menyelesaikan program sertifikasi SDG Academy
Indonesia.
Peserta wajib melampirkan bukti
sertifikat kelulusan atau sertifikasi sebagai dokumen
pendukung.
Publik adalah masyarakat umum, termasuk praktisi, pekerja profesional, komunitas, serta mahasiswa program sarjana (S1) yang memiliki minat terhadap isu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kategori Jurnalis diperuntukkan secara eksklusif bagi jurnalis aktif yang berasal dari media massa resmi, baik cetak, daring (online), maupun televisi. Peserta disarankan melampirkan minimal satu dokumen pendukung, berupa kartu pers dan/atau surat keterangan dari redaksi atau surat tugas, serta/atau tautan profil maupun byline yang dimuat di media.
Peserta disarankan berusia minimal 18 (delapan belas) tahun atau telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada saat pendaftaran.
Ya. Kompetisi terbuka untuk seluruh WNI, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri.
Tidak. Berlaku kebijakan “Satu Orang Satu Kategori”: Setiap individu hanya boleh mendaftar di satu kategori.
Peserta wajib memilih satu kategori yang paling relevan dengan karya yang dikirimkan.
Ketentuan & Pendaftaran Esai
- Siapa yang bisa ikut Kompetisi Esai?
- Kapan periode pendaftaran/submission Kompetisi Esai?
- Apa saja data yang perlu diisi di formulir Esai?
Kategori peserta meliputi Akademisi, Alumni SDG Academy Indonesia, dan Publik.
Periode pendaftaran dan pengumpulan (submission) Kompetisi Esai berlangsung pada tanggal 19 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026.
Data yang umumnya perlu diisi meliputi nama lengkap, alamat surat elektronik (email), nomor telepon, institusi, profesi, pilihan tema, dan judul esai. Selain itu, peserta diminta mengisi substansi esai yang mencakup pendahuluan, uraian gagasan atau rencana implementasi, analisis potensi dampak, penutup, serta daftar pustaka (apabila ada), dan mengunggah berkas esai dalam format PDF.
Format & Orisinalitas Esai
- Berapa panjang esai yang diperbolehkan?
- Esai harus ditulis menggunakan bahasa apa?
- Apakah esai yang diajukan harus merupakan karya asli?
- Dalam format apa berkas esai harus diunggah?
- Bagaimana ketentuan penggunaan AI untuk penulisan karya?
Panjang esai minumun 1.000 (seribu) kata dan maksimum 1.500 (seribu lima ratus) kata, tidak termasuk daftar pustaka, tabel, dan lampiran apabila ada.
Esai wajib ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baku, efektif, dan komunikatif, serta mengikuti kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Ya. Esai yang diajukan harus bersifat orisinal, bebas dari unsur plagiasi, belum pernah dipublikasikan, serta tidak sedang maupun pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain.
Esai diunggah dalam format PDF.
Penggunaan kecerdasan artifisial (AI) hanya diperkenankan sebagai alat bantu, seperti untuk proses brainstorming atau pemeriksaan bahasa, dan tidak untuk menggantikan proses berpikir serta penulisan utama. Penyelenggara berhak melakukan pemeriksaan orisinalitas dan menetapkan ambang batas penggunaan AI sesuai dengan kebijakan panitia.
Penilaian, Hadiah, dan Jadwal Esai
- Apa saja kriteria penilaian esai?
- 40% – Relevansi gagasan, Kedalaman isi/analisis, dan Potensi Dampak Implementasi
- 30% – Orisinalitas dan Inovasi
- 30% – Struktur Penulisan dan Kualitas Bahasa
- Berapa besaran hadiah pemenang Kompetisi Esai?
- Juara I: Rp6.000.000,-
- Juara II: Rp3.500.000,-
- Juara III: Rp2.000.000,-
- Apa saja tahapan dan jadwal pelaksanaan Kompetisi Esai?
- Pengumpulan Esai (Submission): 19 Desember 2025 – 18 Januari 2026
- Tahap Penjurian: 19 Januari – 27 Januari 2026
- Sesi Presentasi: TBC, Februari 2026
- Pengumuman Pemenang: TBC, Februari 2026 (pada Seremoni Peluncuran SDG Academy Indonesia di bawah kepemimpinan Bappenas)
- Apa yang dimaksud dengan “Sesi Presentasi” dalam Kompetisi Esai?
Hadiah belum termasuk pajak; pajak ditanggung oleh pemenang.
Sesi Presentasi merupakan tahapan bagi peserta yang dinyatakan lolos pada tahap penjurian. Mekanisme teknis, termasuk jadwal rinci dan format presentasi, akan diinformasikan oleh panitia melalui kontak yang tercantum pada formulir pendaftaran.
TULIS JURNALISTIK
Ketentuan & Pendaftaran Jurnalistik
- Siapa yang bisa mengikuti Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik?
- Kapan periode pendaftaran dan pengumpulan Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik?
- Karya seperti apa yang menjadi fokus narasi dalam kompetisi ini?
Kompetisi ini terbuka bagi jurnalis aktif dari media massa resmi, baik cetak, daring (online), maupun televisi.
Periode pendaftaran dan pengumpulan (submission) Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik berlangsung pada tanggal 19 Desember 2025 – 9 Januari 2026.
Artikel diharapkan berfokus pada dampak nyata, kisah inspiratif, serta proses perubahan atau transisi yang dihasilkan oleh peserta program, alumni, maupun berbagai inisiatif SDG Academy Indonesia. Isu yang diangkat harus memiliki keterkaitan langsung dengan tema keberlanjutan (sustainability) serta proses transisi SDG Academy Indonesia di Indonesia.
Format Karya & Kaidah Jurnalistik
- Jenis tulisan apa saja yang diterima?
- Apakah karya harus sudah dipublikasikan?
- Bagaimana cara mendaftarkan karya jurnalistik?
- Bahasa dan kaidah jurnalistik apa yang wajib diikuti?
- Berapa panjang minimal artikel jurnalistik?
- Apakah media harus terdaftar/terverifikasi Dewan Pers?
- Pada periode kapan karya jurnalistik harus dipublikasikan?
Jenis tulisan yang diterima meliputi berita mendalam (in-depth report), feature, serta opini atau analisis yang berbasis data.
Ya. Karya yang diajukan wajib telah dipublikasikan di media massa resmi, baik cetak, daring (online), maupun televisi.
Peserta mendaftarkan karya dengan menyertakan tautan (link) artikel yang sudah dipublikasikan.
Karya ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta memenuhi kaidah jurnalistik, termasuk keseimbangan sudut pandang, akurasi data, dan kenetralan narasumber.
Panjang tulisan minimal 800 (delapan ratus) kata.
Ditegaskan bahwa karya jurnalistik harus berasal dari media massa resmi dan/atau media yang terverifikasi/terdaftar di Dewan Pers sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh panitia.
Periode pemuatan karya jurnalistik disarankan ditetapkan dalam rentang tanggal tertentu sebelum penutupan masa pengumpulan (submission), sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh panitia.
Hadiah, Penilaian, dan Proses Seleksi Jurnalistik
- Bagaimana skema hadiah kompetisi jurnalistik?
- Tahap 1: Total beasiswa Rp20.000.000 untuk 10 jurnalis terbaik.
-
Tahap 2: 10 jurnalis terbaik
diminta menulis artikel bertema tertentu; 3 pemenang
mendapat hadiah:
- Juara I: Rp6.000.000,-
- Juara II: Rp3.500.000,-
- Juara III: Rp2.000.000,-
Hadiah belum termasuk pajak; pajak ditanggung oleh pemenang.
- Bagaimana proses seleksi pemenang Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik?
- Peserta mendaftarkan karya jurnalistik yang telah dipublikasikan dengan menyertakan tautan (link) karya.
- Seleksi Tahap I akan mengkurasi 10 (sepuluh) jurnalis terpilih, yang masing-masing berhak menerima beasiswa sebesar Rp2.000.000,- (dua juta rupiah), dengan pajak ditanggung oleh penerima beasiswa.
- Pada Tahap II, 10 (sepuluh) penerima beasiswa diminta untuk menulis tiga (3) karya jurnalistik dan menyampaikan tautan karya tersebut kepada penyelenggara untuk dinilai oleh dewan juri.
- Pemenang ditentukan berdasarkan penilaian terhadap tiga (3) karya jurnalistik terbaru yang disampaikan pada Tahap II.
- Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada Seremoni Peluncuran SDG Academy Indonesia.
- Apa saja kriteria penjurian karya jurnalistik & bobotnya?
- 40% – Orisinalitas, Kedalaman & Kesesuaian Berita
- 30% – Kualitas Penulisan
- 30% – Dampak dan Relevansi bagi Publik
Jadwal Kompetisi Jurnalistik
- Apa tahapan dan jadwal Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik?
- Pengumpulan Karya (Submission): 19 Desember 2025 – 9 Januari 2026
- Tahap Penjurian: 12 – 20 Januari 2026
- Pengumuman Penerima Beasiswa Jurnalis (Tahap 1): 21 Jan 2026
- Pengumuman Pemenang: TBC Februari 2026 bertepatan dengan Seremoni Peluncuran SDG Academy Indonesia
Helpdesk, Hak Cipta, dan Pajak
- Ke mana menghubungi helpdesk jika ada kendala teknis saat pendaftaran/unggah di microsite?
- Bagaimana ketentuan hak cipta karya peserta dan pemenang?
- Apakah ada pajak atas hadiah/beasiswa? Siapa yang menanggung?
Untuk pertanyaan umum atau bantuan, Anda dapat menghubungi tim layanan pelanggan Kompas.com melalui WhatsApp. Kami siap membantu!
Pada prinsipnya hak cipta tetap milik penulis. Peserta memberikan izin penggunaan kepada penyelenggara (Bappenas/SDG Academy Indonesia) untuk kebutuhan publikasi, dokumentasi, dan diseminasi program, dengan tetap mencantumkan kredit penulis.
Pajak terkait hadiah/beasiswa (jika berlaku) ditanggung oleh pemenang sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.